Senin, 27 Juli 2015

JKT48 - Yuuhi Wo Miteiruka / Apakah Kau Melihat Matahari Senja ?

Indonesia Version

    Seperti apa hari ini yang telah di lewati
    Pasti terfikir saat di jalan pulang

    Meski ada hal sedih, ataupun hal yang memberatkan
    Tak apa asal yang bahagia lebih banyak

    Karena tidak mau membuat keluarga dan teman
    Dan orang di sekitar jadi khawatir

    Kau paksakan tersenyum dan membuat kebohongan sedikit
    Janganlah kau pendam semuanya di dalam hati...
    Merasakan angin di saat musim berganti
    Dan menyadari bunga di sebelah kaki
    Jika dapat mensyukuri keberadaan kecil itu
    Kita dapat rasakan kebahagian
    Apakah kau melihat langit mentari senja?
    Waktupun berlalu dan sosoknya terlihat begitu indah, Yes!
    Begitulah hari ini berakhir
    Malam yang mengulang baru semua telah datang
    Kau bergegas di jalan pulang seorang diri
    Kenapa tidak hargai dirimu sendiri sedikit lagi Yuk!
    Mari lihat sedikit lebih baik
    Supaya kau dapat hidup jadi diri sendiri
    Hubungan antar manusia memang merepotkan
    Tapi kita tidak bisa hidup sendiri
    Setiap manusia merupakan makhluk yang lemah
    Kita haruslah hidup saling membantu
    Dan kadang kadang keluar ucapan kasar
    Tak sengaja menginjak kaki seseorang
    Atau salah paham
    Dan berbagai hal yang telah terjadi
    Tetapi selalu penuh harapan
    Apakah kau melihat langit mentari senja?
    Mengajar untuk menerima keadaan saat ini dan terus maju
    Dan bila kehilangan sesuatu
    Pastilah suatu saat nanti hal itu akan tercapai
    Langit sekitar mulai berubah menjadi gelap
    Dihias oleh titik garis yang terbentuk dari bintang bintang
    Sampai hari esok tibalah nanti
    Lihatlah mimpi seperti dirimu sendiri
    Apakah kau melihat langit mentari senja?
    Waktupun berlalu dan sosoknya terlihat begitu indah, Yes!
    Begitulah hari ini berakhir
    Malam yang mengulang baru semua telah datang
    Kau bergegas di jalan pulang seorang diri
    Kenapa tidak hargai dirimu sendiri sedikit lagi Yuk!
    Mari lihat sedikit lebih baik
    Supaya kau dapat hidup jadi diri sendiri


English version


    What's today that you have passed like
    You must be thinking of it on your way back home
    Though there were sad things, or heavy ones
    It's okay as long the happy things were more
    Because you don't want to make your family and friends
    And people around you getting worried
    You forced yourself to smile and make a little lie
    Don't bury everything inside your heart...
    Feeling the wind when the season changes
    And realising the flower besides my leg
    If you could be grateful with that small existance
    We can feel happiness
    Do you see the sky of sunset?
    The time has passed and it seems so beautiful, Yes!
    That's it how today ends
    The night that repeat everything into new has come
    You are hurried alone on the way back home
    Why don't you respect yourself more a little bit c'mon!
    Let's see a little bit better
    So that you can live as yourself
    Connection between humans is really a troublesome
    But we can't live alone
    Every humans are weak creatures
    We have to live helping each other
    And sometimes harsh words out
    Accidently stepping on someone's leg
    Or misunderstanding
    And many things that had happened
    But always full of hope
    Do you see the sky of sunset?
    Teaching to recieve right now's situation and keep moving forward
    And if you lost something
    Of course later, one day that thing will be fulfilled
    The sky around has started to change to become darker
    Decorated by dots and lines formed from stars
    Until later, tomorrow come
    Look! Dream is just like yourself
    Do you see the sky of sunset?
    The time has passed and it seems so beautiful, Yes!
    That's it how today ends
    The night that repeat everything into new has come
    You are hurried alone on the way back home
    Why don't you respect yourself more a little bit c'mon!
    Let's see a little bit better
    So that you can live as yourself

JKT48 - Wibledon E Tsureteitte / Ajak Aku Pergi Ke Wimbledon

Indonesia Version


    LA. LA. LA.
    Di dekat pintu kereta menuju sekolah
    Pada jam yang sama
    Sering bertemu kamu

    Memakai seragam dengan kerah diangkat
    Yang selalu turun
    Satu stasiun sebelumku
    Dirimu selalu membawa
    Raket tenis di pundakmu
    Wajah yang coklat itu pasti
    Hadiah dari sang matahari
    FUREE! FUREE! FUREE!
    Hey, ayo semangat
    Cintaku yang pertama
    WOW WOW WOW
    FUREE! FUREE! FUREE!
    Berteriak di dalam hati
    Namamu pun aku tidak tahu
    Dirimu suatu saat nanti
    Ajak aku pergi menuju ke
    WINBURUDON
    Di siaran langsung tenis di televisi
    Aku membayangkan
    Kamu di masa depan

    Banyak sekali penonton yang melihatmu
    Di lapangan tengah
    Servis ace lah yang menentukan
    Aku di pojokan penonton
    Hanya bisa menahan nafas
    Sedang mendukung dirimu
    Kemudian berdoa pada tuhan
    FUREE! FUREE! FUREE!
    Kabulkanlah mimpiku
    Orang yang kukagumi
    WOW WOW WOW
    FUREE! FUREE! FUREE!
    Pelan pelan ku mendukungmu
    Aku punya teman sepertimu
    Kusadari di dalam kereta
    Aku akan mengejarmu sampai
    WINBURUDON
    FUREE! FUREE! FUREE!
    Hey, ayo semangat
    Cintaku yang pertama
    WOW WOW WOW
    FUREE! FUREE! FUREE!
    Berteriak di dalam hati
    Namamu pun aku tidak tahu
    Dirimu suatu saat nanti
    Ajak aku pergi menuju ke
    WINBURUDON

English Version

    LA. LA. LA.
    Near the train door on my way school
    At the same hour
    I often meet you
    Wearing a uniform with a stand-up collar
    Who always get off
    One station before me
    You always bring
    Tennis racket on your shoulder
    That brown face must be
    A present from the sun
    HURRAY! HURRAY! HURRAY!
    Hey, let’s fight
    My first love
    WOW WOW WOW
    HURRAY! HURRAY! HURRAY!
    Shouting inside my heart
    I don’t even know your name
    You, one day
    Take me to
    The Wimbledon
    During a live tennis match on the tv
    I’m imagining
    The future you
    A lot of audience watching you
    In the middle court
    Servis ace is the one that decides
    Me on the corner of the audience
    Only able to hold my breath
    Supporting you
    And then pray to the God
    HURRAY! HURRAY! HURRAY!
    Please fulfill my dream
    The person that I admire
    WOW WOW WOW
    HURRAY! HURRAY! HURRAY!
    By a little, I’m supporting you
    I have a friend like you
    Inside the train I notice
    I will chase you to
    The Wimbledon
    HURRAY! HURRAY! HURRAY!
    Hey, let’s fight
    My first love
    WOW WOW WOW
    HURRAY! HURRAY! HURRAY!
    Shouting inside my heart
    I don’t even know your name
    You, one day
    Take me to
    The Wimbledon

JKT48 - Utsukushii Inazuma / Kilat Yang Indah

    Diriku kepada dirimu
    Dirimu kepada diriku
    Saling meminta sesuatu
    Kemudian menatap langit
    Jikalau sang matahari
    Tidaklah terbit dan bersinar
    Cinta kita berdua pun
    Tidak akan terbakar membara
    Tak pernah terbakar oleh
    Sinar mentari musim panas
    Garis kulit yang terbakar
    Tak juga disadari
    Apa harus
    Salahkan langit
    Yang berwarna biru
    Hujan sore
    Yang menjaga
    Takkan berhenti
    dirimu
    Cahaya kilat yang amat indah (Ha-)
    Menyambar melewati dadaku (Ha-)
    Duri-duri perasaan sayang (S'karang)
    Menancap di hatiku
    Cahaya kilat yang amat indah (Ha-)
    Yang bergema setelahnya itu (Ha-)
    Perasaan yang amat dekat
    Rentangkan kedua tangan
    Ayo disambar sang cinta
    Di pasir pantai yang basah
    Tak ada bayangan siapapun
    Kain tuk penanda tempat
    Terlipat ditiup oleh angin
    Tiba-tiba kamu ucapkan
    Bahwa kamu merasa takut
    Lalu dengan bajumu
    Kau menutup perutmu
    Awan gelap tak kubiarkan
    Mengganggu dirimu
    Segaris lurus cahaya itu
    Perasaan milikku
    Akhirnya
    Cahaya sang kilat yang abadi (S'lalu)
    Tertinggal di balik kelopak mata (Ha-)
    Lebih jelas dari pada mimpi (Semua)
    Kenangan yang tersimpan
    Cahaya sang kilat yang abadi (S'lalu)
    Di sekitar manakah kan turun (Ya- Ya-)
    Berdua saja cukup
    Ya jikalau aku bisa
    Menjadi penangkal petir
    Banyak cahaya yang kulihat sampai sekarang
    Tapi itu yang terindah
    Dari langit menyambar ke bumi
    Jalur dilalui ciuman
    Dirimu
    Cahaya kilat yang amat indah (Ha-)
    Menyambar melewati dadaku (Ha-)
    Duri-duri perasaan sayang (S'karang)
    Menancap di hatiku
    Cahaya kilat yang amat indah (Ha-)
    Yang bergema setelahnya itu (Ha-)
    Perasaan yang amat dekat
    Rentangkan kedua tangan
    Ayo disambar sang cinta
    Lalala lalala lalala...
    Lalala lalala lalala...
    Lalala lalala lalala...

JKT48 - Tsundere !

    Saat mata bertatapan, awas awas
    Seakan tak peduli, cuek cuek
    Apabila kau sok kenal, minggir minggir
    Jangan panggil aku seenaknya saja!
    Cinta terlalu merepotkan
    Hanya dengan satu ciuman

    Lebih lebih minta minta lagi
    Lebih lebih menjadi serius
    Lebih lebih semakin mengikat
    Cowok itu
    NO THANK YOU!
    Karena aku ini TSUNDERE!
    Lupakanlah mata dingin ini!
    Di dalam hati aku selalu
    Ingin bermanja-manja, DERE DERE
    Karena aku ini TSUNDERE!
    Kusembunyikan sisi lemahku
    Sendirian pun aku bisa hidup
    Hanya penampilan TSUN TSUN
    Kepribadian gandaku cintai sajalah
    Kata-kata manis itu tak mungkin!
    Buat aku merinding bikin sangat kesal
    Melihat dari atas NO NO!
    [Cin/Nab] Menyebalkan adalah bawaan lahir
    Karenanya itu melelahkan
    Untuk diriku yang kedua

    Pasti, pasti, dengan sepenuh hati
    [Sen/Cin] Pasti, pasti, akan langsung sedih
    Pasti, pasti, kan mengejarnya
    Sebenarnya
    HOLD ME TIGHT!
    Takkan bisa sembuh TSUNDERE!
    Biar pukul cambuk tak terlihat
    Kompleksitas anak perempuan
    Ku ingin dimengerti pelan-pelan
    Takkan bisa sembuh TSUNDERE!
    Ingin dipeluk tapi aku tahan
    Kalau ku suka artinya kalah
    Malu pada orang, TSUN TSUN!
    Kesombongan diriku ini, tolong patahkanlah
    Seketika aku pun teringat
    Diriku yang bersikap bodoh

    Katanya sudah bilang seperti ini
    Katanya SMS seperti itu
    Ah, tidak
    OH MY GOD!
    Karena aku ini TSUNDERE!
    Lupakanlah mata dingin ini!
    Di dalam hati aku selalu
    Ingin bermanja-manja, DERE DERE
    Karena aku ini TSUNDERE!
    Kusembunyikan sisi lemahku
    Sendirian pun aku bisa hidup
    Hanya penampilan TSUN TSUN
    Kepribadian gandaku cintai sajalah
    Kesombongan diriku ini, tolong patahkanlah

JKT48 - Temodemo No Namida / Air Mata Perasaan yang tak Tersampaikan

    Hujan rintik-rintik yang mulai turun
    Aku pun menutup layar kisah ini
    Bagai menurunkan
    Layar warna perak
    Itulah cinta pertama diriku
    Ku terus menunggu
    Di jalan yang kedua
    Ku ingin panggil namun ku tak bisa
    Saat kulihat ke bawah
    Bunga ajisai pun menangis
    Walau ku sangat ingin bertemu
    Walau ku menyukaimu
    Kau jalan berlalu di depan mataku
    Walaupun jadi begini
    Aku tetap melihatmu

    Dari tempat ini
    Walau ku sangat ingin bertemu
    Walau ku menyukaimu
    Kau bahkan tidak menoleh ke arahku
    Walaupun kupakai payung
    Pipiku pun tetap basah
    Diri ini tak berdaya
    (Temodemo no namida)
    Di jalan yang penuh kesedihan ini
    Aku berjalan, seorang diri

    Dalam hati ini
    Diriku tersesat
    Rasa sayang yang seorang pun tahu
    Bunga ajisai
    Yang suka akan hujan
    Memejamkan mata di hari cerah

    Mendung yang jauh di sana
    Apakah kau yang memikirkannya?
    Walau sesedih apapun juga
    Walaupun tak bisa juga
    Biarkan aku tetap menjadi gadis
    Ku tak akan melupakan
    Jejak langkah kenangan

    Bertemu denganmu
    Walau sesedih apapun juga
    Walaupun tak bisa juga
    Suatu hari pasti ku kan teringat
    Walaupun harapan aku
    Tidak juga terwujudkan
    Ku kan terus bersinar
    (Temodemo no koi yo)
    Walau ku sangat ingin bertemu
    Walau ku menyukaimu
    Kau jalan berlalu di depan mataku
    Walaupun jadi begini
    Aku tetap melihatmu
    Dari tempat ini
    Walau ku sangat ingin bertemu
    Walau ku menyukaimu
    Kau bahkan tidak menoleh ke arahku
    Walaupun kupakai payung
    Pipiku pun tetap basah
    Diri ini tak berdaya
    (Temodemo no namida)

JKT48 - Te Wo Tsunaginagara / Sambil Menggandeng Erat Tanganku

    Ku berdebar melewati gerbang yang penuh sakura
    Di awal musim semi ku memulai sekolah
    Orang-orang di sekitar semua tampak bersinar
    Hanya aku sendiri lah yang tak percaya diri
    Setelah pelajaran yang sulit menangis
    Berkali-kali ingin kabur dari sekolah
    Memang sepertinya aku pun tak bisa
    Saat aku ingin menyerah dari semua
    Sambil menggandeng erat tanganku
    Dirimu tersenyum kepadaku
    Teman yang memakai seragam sama
    Yang namanya baru saja ku ingat
    Pasti di ujung lorong sana
    Ada impian yang sedang menanti
    Karenanya ayo jalan bersama
    Dengan suaramu yang kecil
    Saling membagi keberanian
    Saat bunga matahari bergoyang dihembus angin
    Akhirnya bisa menyatu dengan teman sekelas
    Yang dulu merasa khawatir bukan hanya aku saja
    Matahari yang terbenam kami pandang bersama
    Gagal saat ujian lalu menjadi muram
    Berkali-kali ku ingin berhenti sekolah
    Membereskan loker di dalam hatiku
    Rasanya ingin pulang saat itu juga
    Sambil menggandeng erat tanganku
    Agarku tidak tersesat di jalan
    Dirimu memimpinku dari depan
    Temanku yang punya mimpi yang sama
    Keringat dan air mata pun
    Kan menjadi kenangan yang berkilau
    Karenanya ayo terus semangat
    Terus saling memberi semangat
    Sampai hari kelulusan kita
    Hey! Hey! Hey! Hey! Hey! Hey! Hey! Hey!
    Ayo semua berlari menuju panggung itu
    Hey! Hey! Hey! Hey! Hey! Hey! Hey! Hey!
    Walaupun seberat apapun tidak boleh kalah, peace
    Sambil menggandeng erat tanganku
    Dirimu tersenyum kepadaku
    Teman yang memakai seragam sama
    Yang namanya baru saja ku ingat
    Pasti di ujung lorong sana
    Ada impian yang sedang menanti
    Karenanya ayo jalan bersama
    Dengan suaramu yang kecil
    Saling membagi keberanian

JKT48 - Suifu Wa Arashi Ni Yume Wo Miru / Pelaut yang Melihat Mimpi diTengah Badai


    Ada di atas tebing
    Di pulau yang terpencil
    Yang tidak seorangpun tahu
    Diselimuti awan
    Anginpun berteriak
    Hujan memukul pipi
    Di kejauhsan sana
    Ada tempat tak ada di peta
    Ujung bumi bagaimanapun
    Arungi laut tetapkan tujuan
    Ubahlah badai yang dahsyat
    Menjadi kekuatan
    Sekarang! Keluarkanlah kapal!
    Berlayar!
    Ubahlah kegembiraan
    Menjadi keberanian
    Kembangkan layar mimpi
    Wahai pelaut
    Believe!
    Ombak bergulung
    Melebarkan mulutnya
    menunggu datangnya kapal
    Petir yang dekat
    Poseidon yang marah
    Cakrawakla yang memudar
    Di dunia yang luas
    Ada takdir belum terjangkau
    Yang menghalangi jalan
    Hanya diri yang sudah menyerah
    Angkatlah jangkar
    Dari masa saat kita lemah
    Ayolah! Saatnya 'tuk berlayar!
    Sekarang!
    Janganlah berpikir bahwa
    Kamu akan tenggelam
    Banggalah dengan mimpi
    Wahai pelaut
    Sailing!
    Ubahlah badai yang dahsyat
    Menjadi kekuatan
    Sekarang! Keluarkanlah kapal!
    Berlayar!
    Ubahlah kegembiraan
    Menjadi keberanian
    Kembangkan layar mimpi
    Wahai pelaut
    Believe!